BPAD Yogyakarta

Bedah Buku Strategi Pengelolaan Perpustakaan Desa

 Perpustakaan  31 May 2018  AdminWB  149
Bedah Buku Strategi Pengelolaan Perpustakaan Desa

BANTUL – Untuk membangun karakter anak bangsa melalui gemar membaca dengan memberdayakan perpustakaan desa, Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY Rabu (30/5) menggelar bedah buku berjudul “Strategi Pengelolaan Perpustakaan Desa”. Bertempat di Auditorium Grhatama Pustaka, dalam bedah buku ini sekaligus para pemenang Lomba Perpustakaan Desa tingkat Provinsi DIY. Dari delapan desa yang mewakili masing-masing kabupaten, terpilih lima pemenang. Juara pertama diraih oleh perpustakaan desa Wukirsari Bantul, kedua yakni Sumber Ilmu Balecatur Sleman, ketiga Perpustakaan Pena Sumberharjo Prambanan. Sedangkan untuk juara harapan satu yakni Pustaka Hargorejo Kokap Kulonprogo, dan harapan dua oleh Perpustakaan Indika Sarirejo Gunungkidul.

“Saya bangga sekaligus trenyuh karena semua berlomba-lomba untuk bisa menjadi juara,” ungkap Kepala BPAD DIJ Monika Nur Lastiyani. Monika berharap performa perpustakaan desa dapat terus ditingkatkan, sampai ke tingkat nasional. Menurutnya, setiap perpustakaan harus memiliki pemetaan keunggulan. “Prestasi yang diraih DIY harus dipertahankan, karena tantangannya semakin berat,” pesannya.

Sarwono selaku juri dan Ketua Persatuan Kkatan Pustakawan Indonesia DIY mengatakan, lomba perpustakaan penting untuk melihat sejauh mana manfaatnya untuk orang lain. “Antarperpustakaan perlu saling mengunjungi,” ujarnya. Dia menambahkan, peran kepala desa juga sangat penting untuk kemajuan perpustakaan desa.

Penilaian perpustakaan desa meliputi kelembagaan, gedung, perabot dan perlengkapan, tenaga pengelola, koleksi, layanan, anggaran, kerja sama dengan pihak lain, promosi, dan hasil kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Koleksi harus lebih dari 1.000 judul dan diolah sesuai standar klasifikasi. Layanan minimal 35 jam perminggu dengan jumlah pengelola setidaknya 3 orang minimal berpendidikan SLTA,” beber Susilo Widodo, Penulis buku sekaligus Kepala Perpustakaan Desa Widodo, Widodomartani, Ngemplak Sleman

Dia mengungkapkan bukunya ditulis untuk memberi gambaran tentang perpustakaan desa yang ideal. “Kalau kendala biasanya di buku masih kurang, belum standard. Kedua pengelolaan, susah cari relawan yang konsentrasi di bidang itu,” jelasnya. Susilo menambahkan, kendala yang paling utama adalah jika minat baca warga setempat masih kurang.

Sumber : radarjogja.co.id

Perpustakaan Lainnya

Rapat  Koordinasi Penilaian Arsip Penghargaan (Ephemera) Rapat Koordinasi Penilaian Arsip Penghargaan (Ephemera)
 20 April 2016  483

Dalam rangkapenyelamatan historis penyelenggaraan pemerintahan bagi Pemerintah Daerah DIYdalam pelaksanaan kehidupan berbangsa dan...

Kegiatan Kraetifitas Aneka Olahan Nuget di Rumah Belajar Modern Kegiatan Kraetifitas Aneka Olahan Nuget di Rumah Belajar Modern
 2 April 2018  41

Senin, 2 April 2018 Rumah Belajar Modern mengadakan kreatifitas memasak aneka olahan nuget yang diadakan di aula RBM. Sebelum...

Kunjungan TK Khalifah dan SD Tumbuh Ngasem ke Grhatama Pustaka Kunjungan TK Khalifah dan SD Tumbuh Ngasem ke Grhatama Pustaka
 16 May 2016  873

Senin 16 Mei 2016, GrhatamaPustaka kembali mendapat kunjungan dari TK Khalifah dan SD Tumbuh NgasemYogyakarta. Kunjungan ini...

Mobil Perpustakaan Keliling Mobil Perpustakaan Keliling "Standby" di Rusunawa Jatinegara
 4 September 2015  1001

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah didatangi Mobil Pintar Direktorat Binmas Polda Metro Jaya, kali ini...