BPAD Yogyakarta

Bedah Buku “Advokasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba”

 Perpustakaan  22 May 2018  AdminWB  85
Bedah Buku “Advokasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba”

Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY mengadakan kegiatan Bedah Buku “Advokasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba”. Kegiatan yang berlangsung pada , Senin (21/5) kemarin di Ruang Pertemuan Balai Desa Brontokusuman mergangsan ini menghadirkan empat nara sumber sebagai pembedah buku, diataranaya Nurjanah (Komisi D DPRD DIY), Suhariono. SIP (BNNP DIY), Waryono, S.IP, S.KEP, M.KES (Kepala Dinas Kesehatan DIY), serta Djumirin (LPMK/TKPK Kel. Brontokusuman). Selain untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, kegitan bedah buku ini bertujuan untuk memasyarakatkan budaya membaca.

Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD ) DIY Monika Nur Lastiyani mengatakan bedah buku tersebut digelar untuk mendukung dan meningkatkan minat membaca masyarakat. kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan dan mendekatkan akan sumber informasi, yakni buku. Kalau masyarakat membudayakan membaca nanti akan menjadi masyarakat pembelajar,” Pungkasnya. Dia menambahkan terkait bedah buku di desa-desa, judul buku yang akan dibedah tergantung kebutuhan masyarakat. Pemdes tinggal mengajukan tema yang akan diangkat, sementara BPAD DIY menyambungkan narasumber sesuai bidangnya.

BPAD, kata Monika, terus mendorong masyarakat untuk mau membaca. Dengan kegiatan tersebut diharapkan membaca buku bisa membudaya. Dia percaya masyarakat DIY biasa membaca. Bahkan untuk mencari informasi tinggal menggunakan fasilitas di google (internet).

Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD DIY Nurjannah mengatakan tema soal Narkoba diambil bukan tanpa alasan. Jogja selama ini menjadi salah satu kota yang menerima banyak kunjungan dari daerah lain. Baik untuk kegiatan pendidikan, wisata maupun bisnis. Kondisi tersebut menyebabkan Jogja juga berpotensi menjadi pasar Narkoba. Dia menyontohkan, banyak usaha indekos yang tidak memiliki induk semang. Kondisi tersebut berpotensi dijadikan transaksi narkoba. Untuk itu, dia meminta agar masyarakat ikut proaktif untuk membatasi peredaran Narkoba.

"Bahkan hasil survey beberapa tahun lalu menunjukkan Jogja menempati urutan 10 besar kota dengan pasar narkoba. Oleh karenanya, kami juga mengajak agar masyarakat tidak permissif terhadap lingkungannya," kata Nurjannah. Dia juga berharap agar seluruh pemangku kebijakan dan apar keamanan untuk terus melakukan sosialisasi terkait bahaya Narkoba itu. Baik ke lingkungan pendidikan maupun lokasi-lokasi strategis lainnya. "Tidak kalah penting juga keterlibatan orangtua untuk mengawasi anak-anaknya. Itu perlu terus dilakukan. Bangun komunikasi yang baik agar anak tidak terjebak dengan pergaulan negatif," pintanya.

Perpustakaan Lainnya

Bedah Buku Generasi Muda Excellent Bedah Buku Generasi Muda Excellent
 3 October 2018  25

Para pemuda dan pemudi di Bantul diajak berani berkreasi dan percaya diri untuk menatap masa depan. Hal ini disampaikan Anggota...

FGD PENYUSUNAN PROGRAM KEGIATAN TAHUN 2017 FGD PENYUSUNAN PROGRAM KEGIATAN TAHUN 2017
 2 February 2016  939

Pada hari Selasa,tanggal 2 Februari 2016, bertempat di Aula BPAD DIY, telah dilaksanakanfocussed group discussion (FGD) rencana...

BPAD DIY Mengelar Bedah Buku “Berwirausaha Cerdas: Inspirasi bagi Kaum Muda” BPAD DIY Mengelar Bedah Buku “Berwirausaha Cerdas: Inspirasi bagi Kaum Muda”
 13 July 2018  67

Balai Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY menggelarbedah buku di Balai Desa Sumberagung, Moyudan pada Kamis (12/7/2018). Buku...

KREATIFITAS DAUR ULANG PLASTIK DI RUMAH BELAJAR MODERN KREATIFITAS DAUR ULANG PLASTIK DI RUMAH BELAJAR MODERN
 19 August 2016  655

Mengingat bahwa plastik tidakdapat terurai dan akan menyebabkan dampak tidak baik untuk lingkungan sekitar,maka dari itu Rumah...