BPAD Yogyakarta

NYONYA SITI MUNJIAH : TOKOH AISYIAH DALAM KONGRES PEREMPUAN INDO

 Artikel Perpustakaan  16 January 2014  Super Administrator  702  2464

Apabila  mengikuti Pergerakan Perempuan Indonesia dalam mencapai Indonesia merdeka, maka kita akan mengenal tokoh perempuan itu bernama Siti Munjiah. Untuk mengetahui siapa Siti Munjiah itu kami sajikan uraian sebagai berikut.

            Siti Munjiah adalah puteri Raden Kaji Lurah Hasyim, seorang abdi dalem  Bidang Keagamaan Kasultanan Yogyakarta pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono VIII. Anak Raden Kaji Lurah Hasyim semua berjumlah 8 orang. Siti Munjiah adalah anak keenam dari delapan  bersaudara. Saudara kandung Siti Munjiah antara lain K.H. Fakhruddin dan Ki Bagus Hadikusumo..

            Siti Munjiah dibesarkan dalam lingkungan Kampung Kauman Yogyakarta yang dikenal orang sebagai kampung santri, sehingga lingkungan ini memberi pengaruh terbentuknya jiwa dan pribadi anak-anak muda tetrmasuk Siti Munjiah.. Masyarakat Kampung Kauman membiasakan anak-anaknya dari kecil terpimpin dan terbina dalam belajar agama Islam baik di langgar atau di Masjid Besar Yogyakarta.. Kebiasaan sejak kecil dalam  lingkungan muslim ini tampak dengan nyata pada Siti Munjiah yang tampil dalam Kongres Perempuan  Indonesia Pertama mewakili Aisyiyah.

            Lahirnya pembaharuan Islam yang dipelopori oleh Kiai HajiAhmad Dahlan membuka wawsan baru dan memberikan pengetahuan yang lebih luas lagi terhadap generasi muda pada zamannya. Kiai Haji Ahmad Dahlan dengan Organisasi Muhammadiyah telah membawa pembaharuan pemikiran umat Islam yang selama itu masih tabu terhadap pengetahuan berasal dari orang-orang Barat. Kiai Haji Ahmad Dahlan menyiapkan generasi angkatan mudanya, khusunya wanita juga mau mengembangkan pembaharuan pikirannya.. Karena itu Siti Munjiah dharapkan belajar agama di Madrasah Mualimat Muhammadiyah, sedang tiga orang lainnya Siti Umniah ( ibunya Muhammad Darban ), Siti Bariyah dan Siti Badilah diminta Kiai Haji hmad Dahlan untuk masuk kesekolah umum, yaitu HIS sekolah-sekolah Belanda. Dengan memperoleh pengetahuan yang bersifat umum dan  memperdalam ajaran gama Islam, maka apa yang diperoleh secara bersamaan dipindahkan  untuk menggerakkan dan mengembangkan Muhammadiyah khususnya bagian wanitanya.

Artikel Perpustakaan Lainnya

KEBIJAKAN PRESERVASI BAHAN PUSTAKA DAN ARSIP KEBIJAKAN PRESERVASI BAHAN PUSTAKA DAN ARSIP
 11 January 2014  1768

Perpustakaan dan Arsip di Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu potensi pembangunan daerah. Perpustakaan merupakan pusat...

PENDIDIKAN WANITA TAMAN SISWA PENDIDIKAN WANITA TAMAN SISWA
 17 January 2014  2448

Wanita Taman Siswa (WTS) adalah badan yang ada di dalam Taman Siswa. Oleh karena WTS adalah Badan Kewanitaan di dalam perguruan...

Audible Inc Sebagai Pemrakarsa Penyedia Pustaka Buku Audio dan Konten Audio lainnya Audible Inc Sebagai Pemrakarsa Penyedia Pustaka Buku Audio dan Konten Audio lainnya
 27 August 2017  59

Perusahaan pertama dan pemula adalam pemutaran buku audio adalah Audible Inc. yangjuga merupakan penjual dan produser hiburan,...

OBYEK WISATA SEJARAH PENINGGALAN KASULTANAN YOGYAKARTA  DI KABUP OBYEK WISATA SEJARAH PENINGGALAN KASULTANAN YOGYAKARTA DI KABUP
 17 January 2014  1997

Di Kabupaten Bantul banyak obyek-obyek wisata sejarah, antara lain : 1.      Masjid Pathok Negara Istilah Pathok Negara...