BPAD Yogyakarta

JATUHNYA KOTA YOGYAKARTA

 Artikel Perpustakaan  16 January 2014  Super Administrator  266  1468

Kemerdekaan seperti sebuah jembatan. Dengan kemerdekaan, suatu bangsa akan bebas bergerak dalam segala aspek kehidupa. Di seberang jembatan itu dijanjikan suatu kehidupan yang menyangkut masalah sosial, ekonomi, politik, kebudayaan dan keagamaan yang leluasa, hidup kemanusiaan secara manusia dan selayak manusia. Untuk tujuan yang mulia itu maka kemerdekaan perlu diupayakan.kemerdekaan bangsa Indonesia telah dirintis sejak awal abad ke-20. Cita-cita itu terwujud pada 17 Agustus 1945. Pada saat Soekarno - Hatta mewakili seluruh bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Dalam waktu yang relatif singkat telah pula terbentuk suatu negara lengkap dengan persyaratannya. Lebih dari itu mempunyai pula Undang-Undang Dasar dan telah mengangkat Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta sebagai presiden dan wakil presiden. Walau keadaan belum sempurna telah pula dibentuk kabinet I. Dalam salah satu bagian Undang-Undang Dasar 1945 dinyatakan :

Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan”.

Pernyataan itu mencrminkan kesungguhan Indonesia dalam bernegara serta usahanya mengenyahakan penjajah. Sehingga ketika Belanda berusaha menguasai kembali wilayah Indonesia, mendapat tantangan dari bangsa Indonesia.

Belanda ingin berkuasa kembai di Indonesia serta tidak mau mengakui keberadaan Negara Republik Indonesian, karena menurut anggapanya, Indonesia merdeka hanyalah rekaan Jepang.sebenarnya segala persiapan untuk mendirikan suatu Republik buatan Jepang telah kandas ketika Amerika menjatuhkan bim atom di Hirosima dan Nagasaki, sehingga kapituasi Jepang lebih cepat datangnya dari pada hari kemerdekaan yang dijanjikan Jepang kepada bangsa Indonesia. Dengan demikian tuduhan Belanda bahwa Indonesia merdeka hanya rekaan jepang sebenarnya merupkan dalih Belanda untuk membenarkan tindakan yang melangar hak-hak bagasa lain. Faktor lain yang mendorong Belada menggebu ingin berkuasa kembali di Indonesia adalah persetujuan Potsdam (sekarang masuk dalam Jerman Timur). Dalam persetujuan Potsdam oleh sekutu, Jepang disarankan agar menyatakan penyerahan dengan tidak bersyarat. Selain itu dalam persetujuan Belanda juga diputuskan bahwa seluruh wilayah kekuasaan Jepang dipulihkan statusnya seperti sebelum perang. Berhubung Indonesia sebelum menjadi wilayah jajahan Jepang merupakan daerah jajahan Belanda, maka ketika Jepang kalah perang, Belanda merasa berhak berkuasa kembali atas Indonesia.

Artikel Perpustakaan Lainnya

GEREJA BINTARAN SEBAGAI BANGUNAN CAGAR BUDAYA DAERAH ISTIMEWA YO GEREJA BINTARAN SEBAGAI BANGUNAN CAGAR BUDAYA DAERAH ISTIMEWA YO
 28 December 2013  1276

Suatu kawasan dapat dinyatakan sebagai kawasan bersejarah karena memiliki citra yang khas. Kekhasan citra tersebut dapat...

TRADISI NGABEKTEN DI KRATON YOGYAKARTA TRADISI NGABEKTEN DI KRATON YOGYAKARTA
 13 January 2014  1904

Tulisan ini merupakan uraian secara singkat dari hasil penelitian Maharkesti (alm.), seorang peneliti dari Balai Pelestarian Nilai...

PERANAN SRI SULTAN HB IX PADA TAHUN 1950-1965 PERANAN SRI SULTAN HB IX PADA TAHUN 1950-1965
 17 January 2014  1871

 1.    Dalam Bidang Pemerintahan dan MiliterPada tanggal 27 Desember 1949 Belada menyerahkan kembali kedaulatan kepada...

MENGENANG DALEM TEJOKUSUMAN MENGENANG DALEM TEJOKUSUMAN
 13 January 2014  1885

Yogyakarta dikenal sebagai kota budaya. Sebutan tersebut sangat wajar karena di Yogyakarta terdapat berbagai budaya. Berbagai ...